Pada mengkonsumsi air putih yang cukup.Sebaiknya anda memeriksakan

Pada saat menstruasi terjadi peluruhan dari dinding rahim sehingga dampaknya akan keluar darah menstruasi. Pada beberapa individu bisa terjadi peluruhan dinding rahim yang cukup banyak selama menstruasi, sehingga darah menstruasi yang keluar juga cukup banyak. Kondisi ini bisa menyebabkan anda mengalami anemia, yaitu suatu kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah yang mengandung hemoglobin untuk menyebarkan oksigen ke seluruh organ tubuh. Dengan kondisi tersebut, penderita biasanya akan merasa letih dan lelah, sehingga tidak dapat melakukan aktivitas secara optimal. Anemia dapat terjadi dalam jangka waktu pendek maupun panjang, dengan tingkat keparahan ringan sampai berat, tergantung dari kondisi yang menyebabkan anemia ini. Salah satu penyebab anemia adalah perdarahan pada tubuh termasuk perdarahan pada saat menstruasi. Kondisi ini bisa menjadi salah satu penyebab anda mengalami pusing setiap kali setelah menstruasi. Untuk memastikan kondisi anemia ini, tentu perlu dilakukan pemeriksaan penunjang, yaitu penilaian hemoglobin. Namun anda juga perlu paham, bisa saja sakit kepala yang anda alami disebabkan karena kondisi lain, misalnya karena vertigo atau karena stress fisik dan psikis, atau karena penyebab lainnya. Jadi memang sebaiknya anda memeriksakan diri anda pada dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.Untuk mengatasi keluhan pusing yang anda alami, anda bisa mengkonsumsi obat pereda pusing seperti ibuprofen atau aspirin selama tidak ada kontraindikasi. Jika pusing cukup berat sebaiknya anda jangan memaksakan diri untuk beraktivitas, istirahatlah jika diperlukan. Karena kemungkinan anda mengalami anemia masih tidak bisa disingkirkan, maka pastikan anda juga mengkonsumsi makanan (makanan dengan kandungan zat besi, asam folat dan vitamin B12) serta suplemen untuk mencegah terjadinya anemia, misalnya:Ada beberapa hal yang bisa anda lakukan di rumah untuk mencegah kemungkinan terjadinya anemia:Makanan yang kaya akan zat besi, seperti daging sapi, kacang-kacangan, sereal yang diperkaya zat besi, sayuran berdaun hijau gelap, dan buah kering.Makanan yang kaya akan asam folat, seperti buah-buahan, sayuran berdaun hijau gelap, kacang hijau, kacang merah, kacang tanah, gandum, sereal, pasta, dan nasi.Makanan yang kaya akan vitamin B12, seperti daging, susu, keju, sereal, dan makanan dari kedelai (tempe atau tahu).Makanan yang kaya akan vitamin C, seperti jeruk, merica, brokoli, tomat, melon, dan stroberi. Makanan-makanan tersebut dapat membantu penyerapan zat besi.Pastikan anda juga tetap mengkonsumsi air putih yang cukup.Sebaiknya anda memeriksakan diri anda pada dokter jika keluhan semacam ini masih berlanjut.

x

Hi!
I'm Isaac!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out