BAB yang dihadapi oleh pimpinan perusahaan, sehingga

BAB I

PENDAHULUAN

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

 

1.1  Latar
Belakang Penelitian

Dalam
era globalisasi saat ini, setiap perusahaan dituntut untuk mampu bersaing agar
dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya. Setiap perusahaan yang ingin tetap
hidup dan sukses harus berusaha agar dapat berkembang dan menjadi besar.
Sementara untuk perusahaan yang sudah besar diharapkan dapat mempertahankannya
dan bahkan membuatnya lebih besar lagi.

Kondisi
dunia usaha yang semakin pesat dan berkembang mengakibatkan semakin luas dan
kompleksnya masalah yang dihadapi oleh pimpinan perusahaan, sehingga pimpinan
tidak lagi dapat mengawasi dan mengelola secara langsung seluruh aktivitas
perusahaan.

Dalam
rangka mempertahankan kelangsungan hidup dan keberadaan perusahaan diperlukan
suatu alat yang dapat membantu pimpinan perusahaan secara keseluruhan hingga
seluruh aktivitas perusahaan dapat dikelola dan diawasi dengan baik.

Dalam
mempertahankan dan membuat perusahaan untuk menjadi besar dibutuhkan suatu
sistem yang dapat menunjang untuk menuju kearah tersebut. Sistem adalah
kumpulan dari unsur sumberdaya (sub sistem) yang saling berhubungan satu sama
lain, artinya memiliki ketergantungan antara berbagai sub sistem yang
dikembangkan dalam input-process-output untuk mencapai tujuan tertentu
dalam melaksanakan aktivitas perusahaaan. Komponen sistem dalam organisasi
perusahaan adalah manusia, mesin, bangunan, bagian akuntansi dan bagian
pemasaran yang semuanya berhubungan satu sama lain dalam melakukan aktivitas
perusahaan yang pada akhirnya akan mencapai tujuan perusahaan  yaitu untuk mendapatkan laba, perusahaan
tumbuh menjadi lebih besar dan tetap bertahan.

Sistem
Informasi Akuntansi adalah suatu alat yang dapat membantu pimpinan perusahaan
dalam mengelola dan mengawasi aktivitas perusahaan. Selain itu juga dapat memberikan
bantuan berupa penyediaan informasi yang dibutuhkan dalam pengambilan
keputusan, baik untuk perencanaan, pengkoordinasian maupun dalam aktivitas
pengendalian perusahaan.

Informasi
akuntansi yang dihasilkan saat ini tidak hanya sekedar laporan keuangan tetapi
semua informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi juga harus mendukung
peningkatan produktivitas, efisiensi dan pengendalian yang merupakan hal
penting dalam menghadapi persaingan.

Bagi
pimpinan perusahaan, informasi merupakan hal yang sangat penting dalam
menjalankan perannya sebagai pengambil keputusan akhir dalam perusahaan. Oleh
karena itu, sistem informasi akuntansi yang dilaksanakan dalam perusahaan harus
memenuhi kriteria yang ditetapkan yaitu cepat, tepat, akurat dan dapat
dipertanggungjawabkan, sehingga laporan keuangan yang dibuat berdasarkan
informasi yang dihasilkan mengenai keadaan perusahaan dapat digunakan dan
dimanfaatkan dengan baik oleh pihak-pihak yang berkepentingan, baik dari pihak ekstern
(kantor pajak, investor, kreditor) maupun intern perusahaan
(terutama manajemen).

Dengan
demikian, selain dilaksanakannya sistem informasi akuntansi sebagai alat bantu
manajer, pimpinan perusahaan juga perlu melaksanakan penyajian laporan keuangan
secara efektif yang meliputi, penyajian pembagian dan penempatan bagi aktifitas
dan kegiatan yang dilakukan serta informasi-informasi yang diterima sebagai
data akuntansi.

Laporan
keuangan suatu perusahaan merupakan salah satu bentuk informasi yang dapat
disampaikan secara relevan apabila menggunakan sistem yang tepat pula, hal
tersebut sangat bermanfaat bagi perusahaan, terutama bagi para pengambil
keputusan harus dapat menentukan segala sesuatunya dengan efektif bagi
kelangsungan hidup perusahaan.

Demikian
pula pada PT. PLN (Persero), karena kondisi di dalam perusahaan yang semakin
berkembang mengakibatkan semakin kompleksnya masalah yang dihadapi pimpinan
perusahaan. Pimpinan perusahaan tidak dapat lagi mengawasi dan mengelola secara
langsung seluruh aktivitas perusahaan, maka dilaksanakannya sistem informasi
akuntansi sebagai alat bantu dalam penyampaian informasi dalam hal ini
informasi berupa laporan keuangan.

Dengan
adanya sistem informasi akuntansi pada PT. PLN (Persero), maka penyampaian
informasi keuangan lebih efektif dan tepat pada pengguna laporan keuangan.
Dalam mencapai tujuan perusahaan yaitu mendapatkan laba, maka laporan keuangan
memegang peranan penting untuk mencapai tujuan tersebut. Keberhasilan  peranan sistem informasi akuntansi  dapat diukur dari keefektifan penyajian
laporan keuangan. Jika peranan sistem informasi akuntansi dalam penerapannya
memadai akan mampu menghasilkan laporan keuangan yang efektif dan berkualitas
yang akan menjadi dasar pengambilan keputusan.

Berdasarkan
uraian diatas, penulis bermaksud melakukan penelitian yang dituangkan dalam
bentuk skripsi dengan judul :”Peranan Sistem Informasi Akuntansi Dalam
Meningkatkan Efektivitas Penyajian Laporan Keuangan pada PT. PLN”

 

1.2  Identifikasi
Masalah

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan diatas penulis mengidentifikasikan
masalah sebagai berikut :

1.     
Bagaimana pelaksanaan Sistem Informasi Akuntansi
Pada   PT. PLN

2.     
Bagaimana pelaksanaan  penyajian Laporan Keuangan di PT. PLN

3.     
 Bagaimana peranan Sistem Informasi Akuntansi
dalam Meningkatkan Efektivitas  Penyajian
Laporan Keuangan pada PT. PLN

 

1.3 Tujuan
Penelitian

Berdasarkan identifikasi masalah yang ada, maka tujuan dilaksanakannya
penelitian ini adalah :

1.     
Untuk mengetahui pelaksanaan Sistem Informasi Akuntansi
di PT.PLN

2.     
Untuk mengetahui pelaksanaan penyajian Laporan Keuangan
di PT.PLN

3.     
Untuk mengetahui peranan Sistem Informasi Akuntansi
dalam Meningkatkan Efektivitas Penyajian Laporan Keuangan pada PT. PLN

 

1.4  Kegunaan Penelitian

1.
Kegunaan Praktis

a.      
Bagi pimpinan perusahaan.

Penelitian ini diharapkan
dapat membantu untuk digunakan sebagai bahan informasi dan masukan-masukan yang
berarti untuk melakukan perbaikan-perbaikan yang berkaitan dengan sistem
informasi akuntansi dan penyajian laporan keuangan.

b.     
Bagi karyawan

Diharapkan memberikan
kontribusi pemikiran khususnya mengenai peranan 
sistem informasi akuntansi dalam meningkatkan efektivitas penyajian
laporan keuangan.

2.     
Kegunaan Teoritis

a.      
Bagi penulis

Diharapakan dapat menambah
wawasan pengetahuan tentang sistem informasi akuntansi dalam penyajian laporan
keuangan.

b.     
Bagi mahasiswa dan pembaca

Diharapkan sebagai bahan
perbandingan dan pengembangan penelitian lebih lanjut untuk penelitian
selanjutnya, serta dijadikan bahan kepustakaan yang akan memberikan kontribusi
pemikiran dan masukan yang positif.

1.5 
Kerangka pemikiran

Pimpinan
perusahaan mempunyai kemampuan yang terbatas untuk mengawasi semua aktivitas
perusahaan terutama dengan adanya ruang lingkup dan luas perusahaan yang
semakin kompleks. Hal ini menyebabkan pimpinan perusahaan melimpahkan sebagian
wewenangnya kepada orang-orang yang bertanggung jawab untuk mengawasi dan
mengelola jalannnya operasional perusahaan secara efektif diperlukan suatu alat
bantu, salah satunya adalah sistem informasi akuntansi.

Data
yang telah diolah melalui suatu proses menjadi suatu yang bernilai dan berguna
bagi yang menerimanya serta dapat dipergunakan sebagai dasar dalam pengambilan
keputusan baik pada saat ini maupun pada masa yang akan datang. Seperti yang
dikemukakan oleh George H Bodnar, William 
S Hopwood yang diterjemahkan oleh Amir Abadi Yusuf dalam
bukunya Sistem Informasi Akuntansi bahwa pengertian Informasi
adalah sebagai berikut:


Informasi adalah data yang berguna yang diolah sehingga dapat          dijadikan dasar untuk mengambil
keputusan yang tepat”

                                                                                                        (2000 : 1)

 

Begitu
banyak data di lingkungan kita, tetapi tidak semua data tersebut menjadi
informasi, karena tidak semua data dapat memenuhi kebutuhan pemakainya.
Informasi yang dihasilkan harus bisa digunakan dan dimanfaatkan dengan baik
oleh pemakainya, baik intern yang terdiri dari dari para manajer dan karyawan,
maupun ekstern yang meliputi pihak-pihak yang berkepentingan diluar perusahaan,
seperti kreditur, pelanggan, pemegang saham, dan serikat kerja.

Sistem
informasi akuntansi dapat memberikan informasi yang berguna bagi perusahaan
terutama bagi akuntan dalam menjalankan aktivitasnya, seperti yang dikemukakan
oleh Azhar Susanto dalam bukunya Sistem Informasi Akuntansi”
bahwa fungsi sistem informasi akuntansi adalah sebagai berikut :

” Fungsi sistem informasi
akuntansi adalah mendukung aktivitas sehari-hari perusahaan, mendukung proses
pengambilan keputusan, dan membantu memenuhi tanggung jawab pengelolaan
perusahaan untuk mendorong seoptimal mungkin agar akuntan dapat menghasilkan
berbagai sistem akuntansi yang terstruktur yaitu tepat waktu, relevan dan dapat
dipercaya serta secara keseluruhan informasi akuntansi tersebut mengandung arti
berguna.”

                                                                                                                (2004:9)

 

Pengertian
sistem informasi akuntansi menurut George H Bodnar, William S Hopwood  yang diterjemahkan Amir Abadi Yusuf
dalam bukunya Sistem Informasi Akuntansi adalah sebagai berikut :

” Sistem
informasi akuntansi sebagai kumpulan sumber daya seperti manusia dan peralatan,
yang diatur untuk mengubah data sebagai informasi dan informasi ini
dikomunikasikan kepada beragam pengambil keputusan.”

                                                        (2000 : 1)

 

 

 

Salah
satu tujuan sistem informasi akuntansi adalah untuk meningkatkan efektivitas
penyajian laporan keuangan perusahaan. Dalam mengelola laporan keuangan,
pimpinan perusahaan memerlukan informasi mengenai segala sesuatu yang terjadi
perusahaan. Informasi yang dihasilkan harus merupakan informasi yang relevan
dan dapat dipercaya untuk pengambilan keputusan.

Penyajian
laporan keuangan lebih efektif apabila dalam pelaksanaannya di dukung dengan
sistem informasi akuntansi yang memadai. Sistem informasi akuntansi dapat
memberikan informasi yang berguna bagi manajemen dalam melakukan pengendalian
dan pengambilan keputusan. Oleh karena itu, sistem informasi akuntansi
mempunyai peranan yang sangat tinggi dalam mengefektifkan penyajian laporan
keuangan.

Laporan
keuangan diterbitkan setiap akhir periode dimana periode tersebut ada yang
setiap bulan, triwulan, semester atau tahunan. Agar laporan keuangan yang
disajikan tersebut dapat dipahami secara cepat dan tepat oleh pihak-pihak yang
membutuhkannya, maka harus dikelola dengan baik dan benar.

Selain
dapat meningkatkan efektivitas penyajian laporan keuangan, sistem informasi
akuntansi juga dapat membantu kelancaran operasional perusahaan dan menjamin
kebenaran laporan keuangan yang dihasilkan.

Menurut
pendapat George H Bodnar dan William S Hopwood dalam buku “Sistem
Informasi Akuntansi”  yang
diterjemahkan oleh Amir Abadi Yusuf 
tujuan umum pengendalian keuangan adalah:

“Tujuan
umum pengendalian keuangan adalah untuk meningkatkan manfaat yang diperoleh
atas pengeluaran sistem informasi yang telah dilakukan”.

                 (2003: 228)

Penyajian
laporan keuangan yang berdasarkan sistem akuntansi berkaitan dengan posisi
sistem akuntansi sebagai salah satu unsur dalam anggaran atau laporan keuangan
dengan sistem akuntansi sebagai pendukung informasi perusahaan yang dapat
dipertanggung jawabkan.

Pokok-pokok
laporan keuangan yang utama seperti dalam buku           “Pengantar Akuntansi” oleh Warren
Reeve Fess  yang terjemahan adalah
sebagai berikut:

“Laporan
keuangan yang utama adalah perhitungan rugi laba, laporan modal pemilik, neraca
dan laporan arus kas.”

                                                                                                             
(2005:24)

Sampai
saat ini sistem informasi  keuangan
kuantitatif yang dianggap memenuhi syarat adalah sistem informasi akuntansi,
dimana Informasi akuntansi tersebut tertuang dalam laporan keuangan. Seperti
yang dikemukakan oleh Marshal B Romney, Paul John Steinbart terjemahan
dalam bukunya Sistem Informasi Akuntansi adalah sebagai berikut :


Sistem informasi akuntansi perusahaan harus dapat memberi informasi yang
dibutuhkan untuk mempersiapkan laporan keuangan.”

      (2004 : 19)

Laporan
keuangan adalah media informasi yang merangkum semua aktivitas suatu
perusahaan, sehingga dapat mengetahui keadaan dan hasil usahanya dari laporan
keuangan. Jika informasi ini disajikan dengan benar maka informasi tersebut
sangat berguna bagi siapa saja untuk mengambil keputusan tentang perusahaan
yang dilaporkan.

Dalam
buku Sistem Informasi Akuntansi yang ditullis oleh George S Bodnar,
William S Hopwood yang diterjemahkan oleh Amir Abadi Yusuf
menjelaskan bahwa :

“Sistem
informasi akuntansi dirancang dan diimplementasikan untuk memproduksi laporan
keuangan dan menghasilkan beragam informasi manajemen dan operasional.”

                                                                                                                   
(2000 : 7)

Laporan
keuangan diharapkan akan membantu menambah informasi sehingga pengambilan
keputusan sangat menguntungkan bagi perusahaan.

Dari
uraian diatas dapat disimpulkan bahwa tugas awal dari sistem informasi
akuntansi adalah mengenali transaksi-transaksi yang akan diproses oleh sistem.
Seluruh pertukaran keuangan dengan entitas-entitas lain harus direfleksikan
dalam laporan keuangan. Laporan keuangan adalah salah satu aspek yang
diperhatikan oleh pemakai laporan keuangan dalam menentukan kinerja perusahaan.
Kinerja suatu perusahaan merupakan informasi yang dibutuhkan oleh pihak
eksternal. Jika informasi ini disajikan dengan benar maka informasi tersebut
sangat berguna bagi siapa saja untuk mengambil keputusan tentang perusahaan
yang dilaporkan tersebut. Berdasarkan uraian diatas, penulis merumuskan
hipotesis sebagai berikut : “Sistem informasi akuntansi berperan dalam
meningkatkan  efektivitas penyajian
laporan keuangan.”  Berikut pada
gambar 1 mengenai skema kerangka pemikiran

 

 

 

 

 

Gambar1

Skema Kerangka Pemikiran

 

 

 

 

1.6  Lokasi dan Waktu Penelitian

Lokasi
penulis dalam melakukan penelitian adalah di PT. PLN (Persero) UPJ Bandung Utara Jl. Ir. H. Juanda No. 183 Bandung. Waktu Penelitian dimulai pada bulan
April sampai dengan Juli 2006.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

           

 

 

           

           

x

Hi!
I'm Isaac!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out